(Tanpa bermaksud riya. semoga menginspirasi)
Saya tidak tahu persis, apakah istilah itu benar atau tidak, atau setidaknya sudah ada sebelum saya menulis ini atau tidak. Itu tidak penting, karena istilah itu sekilas saja langsung muncul di benak saya ketika bertemu dengan orang-orang yang saya temui beberapa waktu lalu.
Sebenarnya itu istilah lain dari gila pahala, hanya entah kenapa kata crazy lebih menggemaskan bagi saya dan memberikan tekanan lebih. Lebih dari sekedar gemar atau tergila-gila, tapi benar-benar mendarah daging.
Selanjutnya terserah Anda memahaminya. Pokoknya kira-kira begitu lah.
Istilah itu muncul begitu saja di benak saya kira-kira satu tahun yang lalu. Ketika itu saya bertemu dengan seorang bapak muda, mestinya lebih muda dari saya, wong anaknya yang paling besar juga baru masuk SD, sedang anak saya yang pertama sudah kelas 1 SMA.
Bapak muda yang bosan menjadi karyawan dan kemudian memilih jalur bisnis sendiri ini belakangan saya tahu, kesehariannya mengelola bisnis bahan kimia untuk industri. Namanya mengelola, ya mestinya tidak terjun langsung, apalagi bukan manufaktur, tapi trading. (more…)